Rabu, 17 Juli 2013

Apa saja teladan keseharian Orang2 yang terlanjur Sukses ? !

PLASADANA.COM - Jika Anda berpikir menjadi miliarder hanya butuh keberuntungan, Anda salah besar. Menjadi kaya dan sukses ternyata sangat erat dengan perilaku sehari-hari.
Memanfaatkan waktu dengan tepat, dari terjaga hingga tidur kembali, adalah salah satu kunci sukses para miliarder. Menurut perencana keuangan asal Amerika Tom Corley, banyak teladan yang bisa diambil dari keseharian para miliarder.
Corley yang menghabiskan waktu bersama 350 orang "kaya" dan "miskin" di Amerika mengamati ada perilaku yang berbeda dari dua kela s sosial tersebut. Dalam buku "Rich Habits: The Daily Success Habits of Wealthy Individuals", Corley menyatakan perbedaan itu nampak dari sikap mereka sejak bangun hingga kembali tidur.
Jika Anda ingin menjadi miliarder, ini beberapa perilaku yang patut ditiru.
1. Bangun pagi
Menurut Corley, orang kaya berusaha mengambil kesempatan sepagi mungkin mereka bisa. Karena itu, 44 persen dari mereka biasa bangun tiga jam sebelum jam kerja, atau sekitar pukul 05.00. Pada jam-jam itu mereka berpikir, membaca koran atau majalah terbaru, membaca materi yang berguna sebelum kemudian mengaplikasikannya di kantor.
2. Jadwal yang ketat
Setiba di kantor, para miliarder langsung disodori sederet tugas dan jadwal yang ketat oleh sekretarisnya. Sebanyak 70 persen dari mereka biasa menyusun daftar kerja harian atau to-do list sendiri. Jarang yang mengedepankan rencana jangka pendek, karena mereka selalu berpikir untuk jangka panjang.
3. Istirahat sambil bekerja
Kalimat di atas memang membingungkan. Bagaimana cara beristirahat sambil bekerja? Namun kebanyakan orang kaya biasa melakukannya. Mereka biasa makan siang sambil membicarakan deal bisnis dengan mitra kerja serta memanfaatkan waktu senggang untuk mengerjakan apa yang bisa dikerjakan.
4. Menjaga makanan
Siapa bilang orang kaya cuma doyan makan enak? Di Amerika, para miliarder ternyata dikenal sangat perhitungan dengan nilai gizi makanan. Mereka juga menjaga asupan alkohol dan makanan cepat saji dalam batas rendah agar tidak mempengaruhi kinerjanya.
5. Anti-gosip
Corley punya fakta menarik. Sebanyak 79 persen orang miskin senang bergosip. Namun hanya 6 persen dari orang kaya yang melakukannya.

3 Alasan Pengusaha Sukses Bangun Lebih Pagi

Liputan6.com, London : Saat menjalankan bisnis, waktu yang Anda miliki setiap hari sepertinya tak pernah cukup dan cenderung kurang. Memanfaatkan kekuatan di pagi hari dapat menjadi kunci untuk meningkatkan produktivitas Anda, khususnya dalam berbisnis.
Bahkan seperti dilansir dari Entrepreneur.com, Rabu (17/7/2013), Presiden Starbucks Michelle Gaas selama 15 tahun menjalani hidup teratur guna meningkatkan produktivitas pribadi sekaligus bisnis yang dikembangkannya.
Dia diketahui selalu mengatur alarm agar bangun jam 04:30 untuk berolahraga dan menyegarkan pikiran. Pada pukul 6:00 pagi, dia bekerja untuk bisnisnya selama satu jam sebelum keluarganya bangun.
Ahli manajemen waktu Laura Vanderkam menyoroti beberapa alasan yang bisa membuat pagi hari menjadi waktu special bagi para pengusaha. Menurut penulis buku Most Succesful People Do Before Breakfast ini, berikut tiga alasan yang membuat para pengusaha sukses bangun pagi-pagi:
1. Bangun pagi memberi peluang untuk melakukan banyak hal penting
Hari-hari seorang pengusaha cenderung berlalu dengan cepat. Jika Anda menunggu hingga siang atau sore hari untuk melakukan sesuatu yang bermakna bagi bisnis Anda, maka Anda akan kehilangan banyak peluang.
Membaca sebelum memulai aktivitas juga dapat membantu Anda menambah informasi dan pengetahuan bisnis. Melakukannya di pagi hari dapat sangat mendorong bisnis Anda.
2. Bangun pagi memberi dorongan yang lebih kuat untuk beraktivitas
Bangun pagi bisa memberikan lebih banyak motivasi dalam menjalankan usaha, meski Anda bukan tipe orang yang sulit bangun pagi.
Dengan motivasi dan kemauan yang kuat karena tak terburu-buru di pagi hari, Anda mampu mengatasi berbagai kegiatan bisnis seharian. Bertemu rekan bisnis, membuat keputusan penting dan lainnya akan menguras energi Anda. Namun bangun pagi bisa menjaga energi Anda stabil hingga selesai bekerja.
3. Bangun pagi bisa menjaga mood kerja Anda seharian
Terlambat bangun dan tergesa-gesa menyiapkan keperluan kantor akan membuat mood Anda menurun seharian. Hal ini dapat mengganggu produktivitas Anda saat menjalankan usaha.
Bangun pagi bisa membuat Anda memulai hari dengan lebih menyenangkan. Dengan begitu, menjalankan bisnis akan terasa lebih ringan. (Sis/Ndw)

Selasa, 16 Juli 2013

Special Fruits Soup

Tak terasa sudah memasuki bulan puasa di tahun 2013. Menu sehat kali ini yaitu menu dapat anda jadikan sebagai salah satu menu sehat untuk berbuka puasa. Buah adalah salah satu makanan yang disarankan untuk dikonsumsi selama bulan puasa.
Special-Fruits-Soup
Buah dan sayuran adalah dua jenis makanan sehat yang disebutkan dalam Al-Quran, termasuk di dalamnya seperti zaitun, bawang, ketimun, buah ara atau buah tin, kurma, anggur dan kacang-kacangan seperti lentil. Buah segar sebaiknya selalu ada dalam menu sahur ataupun buka puasa, karena memiliki banyak manfaat kesehatan bagi tubuh kita selama berpuasa. Buah termasuk juga kurma adalah salah satu makanan terpopuler untuk berbuka puasa. Apa sajakah manfaat buah tersebut?
  1. Buah memiliki kadar air yang cukup tinggi sehingga dapat segera menggantikan sejumlah kadar air tubuh yang hilang selama berpuasa.
  2. Buah mengandung sejumlah gula sederhana alami seperti glukosa, fruktosa dan sukrosa yang dapat segera mengembalikan kadar gula darah pada batas normal. Selain itu kandungan karbohidrat sederhana ini dapat memberikan energi instan buat tubuh. Meski buah mengandung karbohidrat sederhana akan tetapi total kalori per sajian secara keseluruhan adalah cukup rendah, sehingga kadar gula darah dan kadar insulin darah tidak meningkat drastis. Hal ini berkaitan juga dengan kadar serat pangannya.
  3. Buah mengandung sejumlah vitamin dan mineral penting yang dapat menjaga metabolisme tubuh saat berpuasa dan memberikan asupan vitamin dan mineral yang berkurang saat berpuasa.
  4. Buah memiliki kandungan natrium yang rendah sehingga baik untuk menjaga tekanan darah. Sisi baiknya juga ternyata buah pada umumnya kaya akan kalium yang dapat membantu menjaga tekanan osmotik darah tapi tidak meningkatkan tekanan darah, mengurangi resiko terbentuknya batu ginjal dan mengurangi terjadinya pengeroposan tulang.
  5. Kandungan serat pangan dalam buah dapat memberikan kita sedikit rasa kenyang sehingga jika dikonsumsi saat berbuka maka kita tidak akan menjadi terlalu lapar pada saat makan malam. Jika dikonsumsi saat sahur, kandungan serat pangan dalam buah dapat membantu pelepasan gula menjadi lebih lambat sehingga tubuh akan terasa berenergi lebih lama dan menahan lapar lebih lama.
  6. Buah juga mengandung sejumlah antioksidan sebut saja misalnya karoten dan antosianin yang dapat memberikan perlindungan tubuh terhadap efek merusak dari radikal bebas.
  7. Manfaat yang lain dari konsumsi buah secara teratur yaitu dapat mengurangi resiko penyakit jantung termasuk serangan jantung dan stroke. Selain itu dapat melindungi tubuh dari kanker, resiko obesitas dan mencegah timbulnya diabetes tipe 2.
Nah, begitu banyak manfaat buah bukan? Yuk, mulai sekarang jangan sampai melewatkan buah sebagai salah satu menu pada bulan Ramadhan. Selamat menjalankan ibadah puasa. Semoga amal ibadah kita di bulan puasa ini diterima Allah SWT.

Untuk 6 porsi
Bahan

100 g strawberry (potong 2 bagian)
100 g anggur (potong 2 bagian)
150 g melon (potong dadu)
150 g apel (potong dadu)
150 g nangka (potong kotak)
150 g selasih siap pakai
150 g nata de coco
2 sdm air jeruk nipis
600 ml susu rendah lemak
35 g madu
175 g jus apel
70 g yogurt rendah lemak
Es batu secukupnya

Cara membuat

  1. Campurkan semua potongan buah termasuk selasih dan nata de coco dalam wadah mangkuk besar. Aduk rata.
  2. Tambahkan air jeruk nipis, susu, madu, jus apel, yogurt dan es batu. Aduk rata.
  3. Sajikan

Nilai gizi per porsi

Energi: 172,6 kkal
Lemak: 1,6 g
Karbohidrat: 34 g
Serat: 2,1 g
Protein: 5,7 g

Tips dan saran

  1. Sebaiknya suhu penyajian tidak terlalu dingin sehingga tidak mengganggu sistem pencernaan.
  2. Hindari penggunaan penggunaan minuman bersoda dalam membuat menu berbuka puasa karena dapat mengganggu sistem pencernaan selain itu minuan bersoda termasuk tinggi kalori dan indeks glikemik.
  3. Variasikan jenis buah untuk mendapatkan citarasa yang diinginkan.

Selasa, 09 Juli 2013

PUASA

Tak terasa bulan Ramadhan datang kembali dan umat Islam di seluruh penjuru dunia akan melaksanakan ibadah puasa. Selain sebagai ibadah, berpuasa juga terbukti bermanfaat besar bagi kesehatan tubuh. Apa saja manfaat kesehatan dari berpuasa?
Menurut The National Academy of Sciences, manfaat puasa bagi kesehatan diantaranya adalah menambah ketahanan tubuh terhadap stres, meningkatkan sensitivitas insulin, mengurangi risiko terkena berbagai penyakit, dan bahkan membuat awet muda dan panjang umur.
Penelitian jangka pendek pada beberapa subyek orang yang berpuasa menunjukkan manfaat dalam penurunan berat badan (weight loss). Hal ini dimungkinkan karena terjadinya perbaikan profil lipid darah, termasuk penurunan level LDL (kolesterol buruk) sehingga rasionya lebih rendah daripada HDL (kolesterol baik).
Meski juga terjadi penurunan level HDL yang sangat sedikit secara statistik, namun hasil tersebut akan memberi manfaat yang positif terhadap level obesitas seseorang yang sedang menjalankan puasa.
Untungnya puasa Ramadhan hanya berlangsung sekitar 30 hari, karena menurut penelitian, puasa lebih dari 30 hari dapat beresiko menimbulkan beberapa masalah kesehatan.

Manfaat Puasa bagi Kesehatan

Tanpa memandang dari segi agama, berikut adalah beberapa manfaat berpuasa bagi kesehatan kita :
  • Membantu membakar lemak lebih banyak karena terjadi perubahan drastis dalam pola asupan kalori sehingga dapat dimanfaatkan sebagai shock therapy bagi metabolisme badan dalam membakar lemak lebih banyak.
  • Mengalihkan penggunaan glukosa ke lemak sebagai sumber energi secara perlahan sehingga mencegah kerusakan otot. Penggunaan lemak untuk energi akan membantu menurunkan berat badan, mempertahankan massa otot, dan dalam jangka panjang akan mengurangi kadar kolesterol darah.
  • Penurunan berat badan dan meningkatnya sensitivitas insulin saat berpuasa akan membantu dalam kontrol terhadap diabetes dan mengurangi tekanan darah.
  • Sebagai proses detoksifikasi atau proses pengurangan kadar racun dari dalam tubuh karena zat racun yang tersimpan lemak akan larut dan dikeluarkan dari tubuh.
  • Meningkatkan kondisi mental, kewaspadaan, dan fokus karena beberapa hormon tertentu seperti endorfin mengalami peningkatan dalam darah setelah beberapa hari berpuasa.
  • Menghentikan atau setidaknya mengurangi berbagai kebiasaan buruk atau pola hidup tidak sehat yang merugikan kesehatan seperti merokok, mengonsumsi minuman beralkohol, menggunakan narkoba, begadang, dan lain-lain. Jelas sekali menghentikan berbagai kebiasan yang merugikan kesehatan tersebut akan membuat Anda lebih sehat, awet muda, dan panjang umur.
  • Mengurangi dan mengendalikan nafsu makan yang berlebihan. Saat berbuka puasa, Anda akan menyadari betapa sedikit saja mengonsumsi makanan dan minuman sudah cukup membuat perut kenyang dan memuaskan napsu makan Anda. Hal tersebut akan membuat Anda lebih bijak dalam menentukan seberapa banyak porsi makan Anda termasuk setelah bulan puasa berakhir.
  • Melatih kedisiplinan dalam pola hidup menjadi lebih sehat. Dengan berpuasa, Anda belajar lebih disiplin kapan waktunya makan, tidur, dan beraktivitas. Pengaturan disiplin waktu makan dan kebutuhan untuk beristirahat (tidur) yang cukup agar dapat beraktivitas optimal di keesokan harinya akan membuat pola hidup Anda lebih sehat.
  • Mencegah berbagai jenis penyakit kardiovaskular terkait kolesterol. Manfaat ini diperoleh karena saat berpuasa terjadi perbaikan profil lipid darah, termasuk penurunan level LDL (kolesterol buruk) sehingga rasionya lebih rendah daripada HDL (kolesterol baik).

Puasa bagi Penderita Sakit Maag dan Diabetes

Menurut dr. Jeffry Tenggara, Sp.PD., internisdi MRCCC Siloam Hospital Semanggi dan Hemato-Oncology residence FKUI-RSCM Jakarta, puasa akan menjadi hal yang cukup berat bagi para penderita diabetes dan sakit maag, namun hal ini juga bukan merupakan suatu halangan untuk berpuasa dengan beberapa catatan tentunya.
Bagi penderita sakit maag, tentukan dahulu apakah Anda termasuk penderita yang aman atau tidak untuk ikut berpuasa. Penderita sakit maag organik tidak disarankan untuk berpuasa. Bagi para penderita sakit maag non organik, yang terpenting adalah pengaturan makan yang tepat dan penggunaan obat untuk menekan produksi asam lambung.
Berikut adalah hal-hal yang perlu diperhatikan bagi para penderita sakit maag yang akan berpuasa menurut dr. Jeffry :
  1. Konsumsi makanan tinggi serat dan dengan kadar indeks glikemik yang rendah seperti nasi merah dan roti gandum pada saat buka dan sahur.
  2. Pada saat berbuka, jangan langsung makan dalam porsi besar. Berbukalah dengan makanan ringan atau buah dalam porsi kecil dan dilanjutkan dengan makanan porsi lengkap setelah selesai sholat maghrib.
  3. Jangan pernah melewatkan makan sahur dan makanlah dengan porsi lengkap. Kebiasaan buruk yang terjadi adalah makan sahur sering terlewat karena ketiduran atau sahur hanya dengan nasi dan mi instan saja.
  4. Hindari makan yang berminyak dan berlemak karena justru mempercepat pengosongan lambung dan mudah menjadi cepat lapar.
  5. Hindari makanan yang terlalu manis saat sahur, karena akan memicu hormon insulin berlebihan dan terjadi kondisi hipoglikemi (kadar gula rendah).
  6. Hindari sayuran seperti kubis atau kol karena dapat meningkatkan produksi gas dalam lambung.
Penderita diabetes yang sudah berusia lanjut (diatas 60 tahun) dan atau dengan komplikasi penyakit jantung dan hipertensi juga tidak disarankan untuk berpuasa, namun tidak mutlak dan melihat fakta kondisi fisik dan kesehatannya.
Sedangkan bagi diabetisi pengguna obat oral, perlu dilakukan penyesuaian dosis dan waktu minum obat dengan waktu berpuasa. Berikut adalah hal-hal yang perlu diperhatikan bagi para penderita diabetes yang akan berpuasa menurut dr. Jeffry :
  1. Tidak boleh melewatkan makan saat berbuka dan sahur dengan alasan apapun. Pola makan saat puasa adalah sama dengan pada saat tidak berpuasa. Makan berlebihan saat berbuka dan melewatkan atau hanya makan sahur sekedarnya berbahaya bagi diabetisi karena bisa menyebabkan peningkatan dan penurunan gula darah secara drastis.
  2. Saat berbuka, konsumsilah karbohidrat kompleks seperti nasi merah dengan banyak serat dari sayuran atau buah kurma (bukan manisan kurma). Jangan mengonsumsi karbohidrat sederhana seperti sirup atau kolak manis untuk mencegah lonjakan gula darah.
  3. Saat sahur, tidak disarankan makan sekadarnya seperti hanya mi instan atau sepiring nasi goreng karena bisa berakibat tidak dapat mempertahankan gula darah saat berpuasa. Namun juga tidak disarankan makan sahur berlebihan karena bisa menyebabkan lonjakan gula darah yang akan membuat Anda merasa lemas seharian.
  4. Pengaturan obat penurun gula atau insulin. Untuk pengguna obat oral, dosis disesuaikan dengan perubahan pola makan saat puasa. Untuk obat dosis sekali sehari, minumlah saat berbuka dengan dosis yang sama. Untuk obat dosis 2 kali sehari, dosis pertama diminum saat berbuka, lalu setengah dari dosis kedua saat sahur. Untuk obat dosis 3 kali sehari, turunkanlah menjadi 2 kali sehari saat berbuka dan sahur. Bagi pengguna suntikan insulin sekali sehari, suntikkan saat berbuka.Untuk dosis suntikan 2 kali sehari, dosis awal diberikan penuh saat berbuka dan setengah dari dosis kedua saat sahur.
Kesimpulannya, berpuasa ternyata tidak hanya sekedar untuk menjalankan ibadah saja tetapi telah terbukti bermanfaat bagi kesehatan. Jadi, selamat menjalankan ibadah puasa dan semoga Anda semakin sehat! (aan)

INFO DARI
Ghiboo.com - Memasuki bulan suci Ramadhan, umat Muslim diharuskan untuk menahan makan dan minum selama 14 jam.
Lalu, bagaimana cara agar tubuh tidak mudah lemes saat berpuasa?
Hindari minuman berkafein dan soda. Ahli medis mengatakan bahwa kafein dalam kopi bertindak sebagai diuretik, yang menyebabkan buang air kecil berlebihan setelah meminumnya dan mengakibatkan dehidrasi. Ketika mengalami dehidrasi, tubuh bisa menjadi lemas, pusing, bahkan pingsan.
Memenuhi kebutuhan cairan. Minum dua liter air mineral setiap hari secara teratur saat sahur, berbuka dan setelah solat taraweh untuk menghindari dehidrasi. Mengurangi minuman manis juga disarankan karena merangsang rasa haus cepat muncul.
Sayuran dan buah. Ingin mengatasi dehidrasi selama ramadhan? Manfaatkan buah dan sayuran kaya air, seperti semangka, melon, tomat dan jeruk. Selain kaya air, buah-buahan juga kaya akan nutrisi yang membantu mencukupi asupan stamina dan energi.
Minum susu. Untuk mencegah dehidrasi pada anak-anak, dapat diberikan susu saat menjelang imsak dan setelah berbuka puasa. Studi di McMaster University menunjukkan bahwa susu membantu kecukupan cairan tubuh, disamping kandungan protein, elektrolit, kalsium dan sebagainya yang bagus untuk kesehatan.


INFO DARI
DREAMERSRADIO.COM - Bulan puasa sebentar lagi tiba. Biasanya saat berpuasa berbagai makanan enak disajikan sebagai hindangan. Namun, penting untuk memilih dan memperhatikan asupan makanan kedalam tubuh saat berpuasa. Karena bila sembarangan makan atau minum bisa berakibat buruk bagi kesehatan. Nah, sebagai persiapan menghadapi bulan ramadhan, simak makanan dan minuman yang perlu dihindari saat berpuasa :
Makanan yang mengandung Keju dan Coklat Berlebih
Hmmm cheese cake dan berbagai makanan berbahan keju dan coklat memang menggoda. Setelah seharian berpuasa makanan manis sangat menggoda. Namun, sebaiknya hindari makanan ini atau jangan dikonsumsi berlebihan. Sebabnya, makanan tersebut sulit dicerna. Karena sulit dicerna maka lambung kita akan lambat untuk memprosesnya. Sehingga perut bisa menjadi kembung.
Kopi
Kopi mengandung kafein yang tinggi. Kafein pada kopi sangat tidak baik untuk lambung kita. Apalagi saat berpuasa lambung kita tidak terisi lebih dari 14 jam. Secara otomatis asam lambung akan meningkat. Kopi sendiri merangsang pengeluaran asam lambung. Produksi asam lambung berlebih akan membuat kita merasa mual.
Makanan Pedas Dan Mengandung Banyak Merica
Makanan pedas selalu menggoda selera makan. Rasa pedas bisa meningkatkan nafsu makan kita. Apalagi setelah seharian berpuasa. Hati-hati mengkonsumsi makanan pedas karena makanan pedas dapat merusak dinding lambung. Karena dinding lambung juga sensitif terhadap pedas.
Permen Karet dan Gorengan
Asam lambung sangat berbahaya bagi tubuh kita. Permen dan gorengan bisa memicu keluarnya asam lambung. Maka hindari memakan permen dan gorengan saat berbuka puasa, Karena saat berpuasa perut sangat sensitif dan asam lambung mudah meningkat.
Itulah beberapa makanan serta minuman yang baiknya tidak dikonsumsi secara belebihan dan dihindari saat berpuasa nanti.

INFO DARI
VISTA – Banyak orang puasa merasakan haus atau badan lemas di siang. Ini bisa jadi akibat makanan yang dikonsumsi saat sahur kurang tepat sehingga tidak mampu memberikan dukungan cairan kepada tubuh yang sedang diajak berpuasa.

Ahli gizi dr. Wisnu Wardhana mengingatkan, saat berpuasa tubuh banyak kehilangan cairan. Untuk itulah, katanya kepada Vista, saat berbuka maupun sahur, konsumsi air putih harus memadai guna menghindari dehidrasi dan memenuhi kebutuhan cairan selama berpuasa.

“Kalau bisa delapan gelas,” ujarnya.

Berikut ini tips sahur sehat bagi yang berpuasa, seperti dituturkan dr. Wisnu Wardhana, agar tubuh tetap bugar walaupun menjalankan puasa.


Konsumsi wajib:


1. Utamakan mengonsumsi air putih secukupnya untuk menghindari dehidrasi dan memenuhi kebutuhan cairan selama berpuasa.
2. Konsumsi vitamin dan minuman elektrolit, misalnya air kelapa, untuk menggantikan elektrolit dalam tubuh selama berpuasa.
3. Makan buah yang banyak mengandung air, seperti semangka. Atau kalau mau praktis, bisa juga mengonsumsi jus buah.
4. Perbanyak konsumsi makanan kaya serat.
5. Konsumsi menu dengan karbohidrat kompleks yang banyak terdapat pada gandum, nasi merah, dan ubi. Jenis makanan yang mengandung karbohidrat kompleks dapat menstabilkan gula darah dan dapat memberikan efek kenyang lebih lama.


Ketika menjalankan ibadah puasa, dia menyarankan untuk menghindari olah raga berat. Alasannya, gerak badan seperti itu membutuhkan energi yang tinggi.

Selain itu, ada juga sejumlah makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari selama sahur, sehingga tidak memberikan dampak buruk pada tubuh saat berpuasa:
Yang harus dihindari:
1. Minuman yang merangsang pengeluaran asam lambung yakni kopi, minuman beralkohol, sari buah sitrus seperti jeruk yang memberikan kesegaran sesaat, serta susu.
2. Makanan sulit dicerna yang dapat memperlambat pengosongan lambung. Misalnya kue tart, coklat, dan keju.
3. Makanan yang secara langsung merusak dinding lambung, yaitu makanan yang mengandung cuka dan pedas, serta merica dan bumbu yang merangsang.
4. Makanan yang menyebabkan cairan lambung dapat naik ke kerongkongan antara lain alkohol, coklat, makanan tinggi lemak, gorengan.
5. Harus dihindari juga, antara lain makan permen. Khususnya permen karet serta merokok karena memicu keluarnya asam tinggi.

Disiplin dengan konsumsi makanan dan minuman saat berpuasa akan membuat Anda tetap bugar.

Bau Mulut
Sebentar lagi umat Islam dari seluruh dunia akan menjalankan ibadah puasa Ramadhan selama satu bulan penuh. Namun ada satu hal yang bisa mengurangi kepercayaan diri sesorang pada saat berpuasa, yaitu bau mulut. Ingin tahu cara mencegahnya?
Bau mulut secara medis disebut juga halitosis disebabkan oleh kebiasaan perawatan gigi yang buruk dan juga merupakan tanda masalah kesehatan lainnya. Bau mulut juga dapat disebabkan oleh jenis makanan yang dikonsumsi dan kebiasaan gaya hidup tidak sehat lainnya.
Kebiasan mengonsumsi makanan atau minuman manis pada saat berbuka puasa dapat menyebabkan nyeri terutama pada gigi berlubang dan berkontribusi pada bau mulut. Untuk menjaga kesegaran napas sepanjang hari dan kesehatan gigi diperlukan langkah-langkah untuk mempersiapkan diri sebelum melaksanakan ibadah puasa. Bau mulut yang kurang sedap akan sangat berpengaruh pada kepercayaan diri saat sedang berkomunikasi dengan orang lain.
Nah, ada 5 hal yang bisa membantu mencegah bau mulut Anda pada saat berpuasa, yaitu :
1. Minumlah air putih yang cukup pada saat sahur dan berbuka, untuk mencegah mulut kering. Salah satu penyebab bau mulut pada saat berpuasa disebabkan oleh mulut mengalami kekeringan akibat kurangnya cairan ludah (saliva).
2. Gosok gigi dan juga lidah Anda secara menyeluruh setelah sahur. Dua sumber utama bau mulut ialah bakteri dan sisa makanan yang membusuk, maka dari itu diperlukan perawatan yang teratur dengan cara menyikat gigi, bisa juga menggunakan dental floss, untuk bisa menjangkau sisa makanan yang terselip diantara gigi.
3. Minumlah teh hijau tanpa gula saat berbuka puasa, kerena teh hijau diketahui memiliki kandungan zat polyphenol yang dapat membantu membunuh bakteri yang menyebabkan bau mulut.
4. Kurangi makanan yang mengandung banyak gula, kerena makanan manis bisa menyebabkan nyeri pada gigi berlubang sehingga dapat menimbulkan bau mulut.
5. Hindari makanan yang yang bisa memicu bau mulut seperti misalnya cokelat. Cokelat adalah makanan yang bersifat diuretik (merangsang pengeluaran urin). Akibatnya, mulut akan cepat mengalami kekeringan.

 INFO DARI
Ghiboo.com - Saat berpuasa, masalah bau mulut sering kali dialami banyak orang. Hal ini wajar karena saat berpuasa terjadi penurunan produksi air liur.

Demi menjaga kesehatan gigi dan rongga mulut selama berpuasa, Drg. Ratu Mirah Afifah GCClindent, MDSc, dokter gigi dan Professional Relationship Manager Oral Care, PT Unilever Indonesia, Tbk, membocorkan rahasianya.

"Karena bulan puasa, terjadi sedikit perubahan waktu dan jumlah sikat gigi. Jika biasanya sikat gigi dua kali sehari, kali ini ditambah menjadi tiga kali sehari," jelas Drg. Mirah saat pembukaan Pepsodent Dental Expert Center (PDEC) di Gandaria City beberapa waktu.

1. Sikat gigi sehabis sahur, sikat pula permukaan lidah karena lidah merupakan tempat bakteri berkumpul.

2. Setelah berbuka puasa juga disarankan agar mulut terasa lebih segar sebelum menjalankan ibadah solat taraweh.

3. Malam sebelum tidur, karena biasanya sehabis taraweh kita akan makan lagi dan sikat gigi sebelum tidur membantu membunuh bakteri-bakteri dalam mulut.



TRIBUNNEWS.COM - DIARE, kembung, dan rasa perih pada lambung kerap dirasakan tiap orang berpuasa karena keteledoran mengonsumsi makanan saat sahur. Padahal, pilihan makanan pada sahur saat berpengaruh pada aktivitas dan metabolisme tubuh selama puasa.

Rosihan Anwar SGz, dosen di Kemenkes Banjarmasin, mengingatkan agar jenis dan kualitas asupan makanan di saat sahur. Menjaga kualitas makanan saat sahur.

Jangan makan hidangan malam yang kemudian dipanaskan lagi pagi harinya karena kualitas makanannya jadi tidak fresh dan dikhawatirkan terkena bakteri atau bahan lain penyebab diare.

"Saat sahur boleh mengonsumsi hidangan malam yang dipanaskan, asal makanan itu dibuat pada malam hari, bukan pada siang harinya. Sehingga  bukan makanan yang dipanaskan dua kali, dan kualitas makanannya tetap terjaga," kata Rosihan.

Cermat dalam  memilh jenis makanan juga penting diperhatikan. Sebaiknya saat sahur jangan makan makanan yang mengandung lemak. Karena makanan berlemak membuat proses pencernaannya panjang dan juga sangat tidak dianjurkan untuk menyantap makanan berkadar lemak tinggi saat sahur kemudian diakhiri dengan tidur.

"Batasi minuman teh dan kopi. Kalau minum kopi bisa menyebabkan buang air kecil jadi terus-terusan. Sementara kita akan berpuasa selama 12 jam ke depan. Sebaiknya, konsumsi kopi dilakukan saat berbuka, bukan saat makan sahur," katanya.

Untuk memperlancar buang air besar saat sahur, dapat diganti dengan mengonsumsi buah dan sayur. Juga dianjurkan agar tiap orang yang berpuasa untuk meminum susu.

Minuman ini sangat penting dikonsumsi saat sahur karena mengandung lemak dan kalsium untuk penambah tenaga.

Di samping itu juga harus menjaga agar makanan jangan sampai tercemar atau terkena serangga. Pastikan air minum kita selalu dimasak dan hindari mengonsumsi es berlebihan karena es juga bisa menyebabkan diare.

INFO DARI YAHOO
Agama Islam memberikan pengecualian untuk wanita menyusui di bulan Ramadan. Mereka diperkenankan untuk tidak menjalankan ibadah puasa, namun tetap harus menggantinya melalui dua cara, yaitu mengganti dengan puasa di luar Ramadan atau membayar fidyah (barang penebus).

Dibolehkan tidak berpuasa bukan berarti dilarang berpuasa. Tentu saja banyak juga ibu menyusui yang memilih ikut menjalankan ibadah puasa selama Ramadan. Namun apa pengaruhnya dari segi kesehatan?

Ahli gizi Christine Natalie menyarankan sebaiknya tidak usah berpuasa jika ibu yang sedang menyusui itu memang merasa tidak sehat atau terganggu. Ini demi kebaikan ibu dan bayinya yang sedang disusui. “Tapi jika memang merasa sehat, silakan berpuasa,” tuturnya.

Menurut dia, hingga saat ini belum ada dampak negatif bagi seorang ibu yang menyusui saat menjalankan puasa. Tentu saja sepanjang hal itu dijalankan dalam kondisi tidak lemas dan asupan tetap terjaga. “Sebab saat berpuasa komposisi zat gizi pada ASI tidak akan berubah,” ujarnya.

Jika memang ibu yang sedang menyusui tetap ingin berpuasa di saat Ramadan, Christine menyarankan agar tetap makan tiga kali sehari. Yakni saat berbuka, selepas tarawih, dan sahur. Selain itu, pola gizinya harus seimbang, dengan tetap memperbanyak cairan yang masuk ke dalam tubuh. “Jangan lupa juga, istirahat harus mencukupi,” lanjutnya.

Dia juga mengungkapkan bahwa untuk menambah protein, sebaiknya saat makan ditambah dengan suplemen berupa jus buah, susu, atau madu.

Di tempat terpisah, Abas Jauhari, dosen di Universitas Islam Negeri menjelaskan, kondisi kesehatan atau alasan medis bisa dijadikan illat (motif penetapan hukum) diperbolehkannya ibu yang menyusui untuk tidak berpuasa. “Jadi agama memang memperkenankan,” katanya.

Karena itu, kata dia, penilaian kedokteran atau medis dalam hal puasanya ibu menyusui menjadi sangat penting. Jika memang mengganggu atau bisa mendatangkan dampak buruk terhadap kesehatannya maupun kesehatan bayinya, bisa jadi dasar tidak berpuasa.

Kendati demikian, sesuai ajaran agama, puasanya harus diganti di luar bulan Ramadan, seperti dilakukan oleh orang yang tidak mampu menjalankan puasa akibat larangan lain.
Bisa juga, lanjut Abas yang juga bekerja di Departemen Agama itu, diganti dengan membayar fidyah. “Yakni memberi makan fakir miskin sebagai pengganti tidak berpuasa,” katanya.
Ketentuan minimumnya adalah dengan menghitung jumlah puasa yang ditinggalkan. Jika satu hari, maka penebusnya diberikan kepada satu fakir miskin. Begitu seterusnya.

Sedangkan seberapa besar yang harus diberikan, katanya, soal fikih seperti ini banyak perbedaan pendapat. “Bisa juga ukurannya sesuai dengan kebiasaan atau selayaknya yang kita makan. Jangan dikurangi,” ungkapnya.

Abas menjelaskan, cara membayar fidyah ini bisa dilakukan setiap hari selama bulan Ramadan selepas waktu berbuka, bisa juga dikumpulkan di satu hari usai Ramadan. Agama juga memperkenankan memberikan makanan yang belum dimasak, misalnya berupa beras serta lauk-pauknya.

Namun Abas juga mengingatkan bahwa membayar fidyah  tidak bisa digantikan dengan uang dalam jumlah tertentu. Jadi bentuknya adalah kebutuhan pokok. “Seandainya mau mengganti dengan puasa sebanyak yang ditinggalkan, itu lebih baik,” katanya.

INFO DARI
Ghiboo.com - Bulan Ramadhan sudah datang. Saatnya kewajiban puasa sebulan penuh dilaksanakan.

Bagi kesehatan, puasa itu baik. Sayangnya, masih banyak diantara kita yang salah mengatur pola makan saat berbuka dan sahur.

Ahli gizi klinis, dr. Samuel Oetoro, SpGK, menyarankan agar tetap mengonsumsi makanan sehat selama berpuasa.
"Rumusnya adalah 4J: jumlah, jadwal, jenis dan jurus masak," jelasnya.

Dokter yang bekerja di MRCC Siloam Hospital Semanggi, Jakarta, ini pun memberikan beberapa tip dan pola makan yang benar selama bulan puasa.

1. Jadwal

Tentu saja selama berpuasa terjadi perubahan jadwal makan. Dari biasanya tiga kali sehari, kini hanya dua kali sehari, yaitu saat sahur dan buka. Dokter Samuel mengajak kita agar pintar menyiasatinya.

"Pilih makanan saat sahur yang bisa bertahan lama di tubuh dan menjaga kadar gula darah tetap stabil. Jangan menyantap makanan yang memicu kadar gula darah cepat turun karena menyebabkan timbulnya rasa lapar lebih cepat," jelasnya.

2. Jumlah

Jumlah makanan yang kita santap saat sahur harus sama seperti saat kita makan di hari biasa. Saat melek untuk makan sahur, pilihlah makanan lengkap yang terdiri dari nasi, sumber protein dan lemak yang lengkap.

3. Jurus memasak

Nutrisi dari setiap makanan bisa diketahui dari cara masak. Selama puasa, kebanyakan orang asal memilih makanan asalkan kenyang. Padahal jika tahu triknya, makanan akan sangat membantu tubuh agar tidak mudah lapar, lemah, letih dan lesu.

"Jangan banyak makan makanan gorengan dan terlalu banyak protein karena bisa bikin cepat haus. Pilih karbohidrat kompleks, yaitu nasi merah, yang membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil," ungkapnya.

4. Jenis

Dokter Samuel juga menyarankan untuk memasukkan sumber gula 10 menit menjelang imsak. Tapi, jangan masukkan gula kompleks atau makanan serba manis. Makanlah buah atau sayur yang mengandung karbohidrat dan berserat.

"Buahnya langsung dikunyah atau diblender, bukan di jus. Karbohidrat dalam buah akan diserap tubuh secara perlahan dan turun pelan-pelan sehingga serat ini membantu menjaga gula darah tetap stabil dan tidak bikin cepat lapar. Sesudahnya, minum air putih minimal empat gelas agar tidak dehidrasi," jelasnya.


Hampir 14 jam berpuasa, akhirnya tiba saatnya berbuka. Karena kadar gula darah sudah sangat rendah, maka segeralah berbuka dengan yang manis. Eits, bukan kolak, sirup, teh atau es buah. Pilih manis yang sehat, yaitu jus buah.

"Kalau pas sahur buahnya dikunyah, pas buka buahnya di jus, karena tidak ada seratnya. Pilih buah yang banyak airnya, seperti semangka, melon atau jeruk. Jus cuma mengandung air dan sangat dibutuhkan karena selama berpuasa kadar air dalam tubuh rendah," jelasnya.

Lanjut dengan sholat magrib. Sesudah sholat, Anda boleh makan lengkap seperti saat sahur. Kemudian solat taraweh. Pulangnya, boleh makan makanan mengandung karbohidrat kompleks untuk mengisi otot dan menjadi cadangan karbohidrat untuk puasa esok hari.

INFO DARI YAHOO
Olahraga bukan kegiatan yang dilarang saat berpuasa. Tapi kapan waktu yang tepat harus menjadi pertimbangan penting. Begitu juga dengan teknik dan jenis olahraga yang dilakoni.

Sejatinya, menurut ahli kesehatan dr Emmanuel Ventri, tidak ada pantangan berolahraga saat berpuasa. Gerak raga saat puasa justru membuat tubuh tetap bugar dan fit. Namun demikian aktivitas tersebut tetap harus memperhatikan faktor risiko dehidrasi (kekurangan cairan tubuh).

Karena itu dia menyarankan, olah raga sebaiknya dilakukan 1 sampai 1,5 jam sebelum berbuka.  “Begitu berbuka, cairan atau keringat yang dikeluarkan tubuh saat berolah raga segera tergantikan. Segera minum setelah berlatih juga dapat menurunkan kembali suhu badan yang meningkat ketika berolah raga,” jelas Emmanuel.

Secara prinsip, Emanuel menjelaskan, puasa memberikan manfaat secara biopsikososial. Yakni, sehat jasmani, rohani dan sosial. Sementara olah raga merupakan serangkaian gerak raga secara teratur dan terencana untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan gerak.

“Seperti halnya makan, gerak (olahraga) merupakan kebutuhan hidup yang sifatnya terus menerus. Artinya olahraga sebagai alat untuk memelihara dan membina kesehatan tidak dapat ditinggalkan,” kata Emmanuel.

Di tempat berbeda, dr Grace Tumbelaka, spesialis kedokteran olahraga sependapat dengan prinsip itu. Hal penting yang perlu diperhatikan adalah rambu-rambu berolah raga selama puasa, seperti risiko dehidrasi tadi.

Bila tidak ada masalah dengan jantung, Grace menyarankan, lakukan olah raga dengan intensitas sedang, yaitu 60-80 persen dari denyut jantung maksimal. Ada baiknya pula olahraga dilakukan di tempat sejuk supaya tidak dehidrasi.

Jenis olahraga yang direkomendasikan meliputi jogging ringan, aerobik low impact, yoga, taichi, atau bersepeda. “Pada prinsipnya lakukan olah raga yang bersifat meningkatkan kebugaran dan daya tahan buat paru-paru. Olah raga seperti jogging, bersepeda, aerobik, mudah terukur intensitasnya,” kata Grace.

Mengenai lamanya waktu berolah raga, menurut Grace, sangat tergantung pada kemampuan masing-masing orang. “Yang penting jangan lupa, 20-30 menit latihan inti harus didahului pemanasan antara 5-10 menit. Kemudian ada proses pendinginan selama 10 menit, di mana di dalamnya terdapat peregangan,” ujarnya.

Sebagai contoh, kalau berolah raga dengan treadmill sekitar 20-30 menit, ditambah pemanasan serta persiapannya bisa memakan waktu 45 menit-1 jam.

Untuk mencegah dehidrasi berlebihan saat berolahraga dalam kondisi puasa, Grace menyarankan perlunya menerapkan rumus olahraga FITT (frekuensi, intensitas, time, dan type) yakni:

Frekuensi:
Lakukan antara 3-5 kali/minggu
Intensitas: 60-80 persen dari denyut jantung maksimal (Intensitas rendah-sedang, cukup berkeringat saja dan tidak bercucuran).
Time: 20-30 menit, namun sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan.
Type: Pilihlah olah raga untuk meningkatkan daya tahan jantung dan paru, seperti aerobic low impact, jalan, jogging ringan, bersepeda, taichi, yoga.


TRIBUNNEWS.COM - Tidur setelah sahur memang tidak haram. Namun, dari sisi ilmu gizi dan kesehatan tidur setelah makan sangat tidak dianjurkan bahkan dalam kategori dilarang karena dampak buruknya sangat banyak.
Pramono, ahli gizi dari Rumah Sakit Umum Daerah Ulin Banjarmasin dalam tulisannya kepada Tribunnews.com mengatakan dampaknya antara lain perut akan jadi buncit karena saat tidur tubuh jadi hemat energi dan secara otomatis lemak akan mudah tertimbun di perut kita.
Juga akan terjadi refluks, karena makanan belum dicerna maka bisa berbalik dari lambung ke kerongkongan (atau biasa disebut refluks) karena pengaruh gravitasi akibat kita tidur.
"Jika terjadi refluks maka asam lambung akan naik dan melukai kerongkongan. Karena mengalami luka, kerongkongan akan terasa panas seperti terbakar, dan mulut pun terasa pahit," tulis Pramono.
Normalnya isi lambung/maag akan kosong kembali sekitar dua jam setelah kita makan, tapi kalau posisi tubuh kita berada pada posisi baring, maka proses pengosongan lambung/maag akan terhambat/terlambat. Hal ini akan mengakibatkan timbulnya gangguan pencernaan seperti mencret atau sembelit tergantung bahan makanan yang kita makan.
Meningkatnya resiko terkena stroke juga bisa saja terjadi kalau kita tidur setelah sahur. Berdasarkan penelitian ditemukan bahwa orang yang memiliki jeda paling lama antara makan dan tidur mempunyai risiko terendah untuk mengalami stroke.
Jika seandainya kita masih ingin tidur setelah makan sahur atur saja minimal 2 jam setelah makan sahur baru tidur.
Tak heran jika  banyak ulama berpendapat bahwa tidur setelah makan sahur sebaiknya tidak di lakukan .
Nabi Muhammad SAW telah memberika tuntunan bahwa makan sahur jangan ditinggalkan dan dianjurkan untuk diakhirkan waktunya jadi sampai menjelang subuh atau waktu imsyak sehingga secara logika maka setelah sahur maka langsung dilanjutkan ibadah Sholat Subuh dan jika setelah sholat subuh dilanjutkan dengan wirid yang cukup panjang maka matahari telah terbit dan sudah waktunya untuk bekerja.
Rasulullah SAW tidak langsung tidur setelah makan. Beliau beraktivitas terlebih dahulu supaya makanan yang dikonsumsi masuk lambung dengan cepat dan baik sehingga mudah dicerna.
Caranya bisa juga dengan shalat. Rasulullah SAW bersabda,"Cairkan makanan kalian dengan berdzikir kepada Allah SWT dan shalat, serta janganlah kalian langsung tidur setelah makan, karena dapat membuat hati kalian menjadi keras."(HR Abu Nu'aim dari Aisyah r.a.).
Nah, masih nekad tidur setelah sahur?

Rabu, 19 Juni 2013

Cara Jitu Bangun Jaringan Dalam Mencari Pekerjaan

Zaman sekarang, memiliki jaringan amatlah penting. Sejumlah taktik berikut ini memungkinkan Anda menjalin hubungan sehingga orang bersedia membantu Anda.

Zaman sekarang, memiliki jaringan amatlah penting.Tempat yang tepat menjalin jaringan
Sangat sulit menjalin hubungan yang dekat dengan koneksi online. Anda punya kesempatan lebih baik jika bertemu orang secara langsung dengan arahan pekerjaan yang sesuai: kelompok diskusi LinkedIn, pertemuan dan konvensi profesional, organisasi relawan, khususnya badan direksi, ditambah Meetup.com dan orang-orang berhobi yang sama. Komunitas teater dan aktivitas lain yang intensif dan durasi pertemuan yang lama dapat sangat bermanfaat, dan bahkan tampaknya kelompok-kelompok yang sedikit berpotensi pun dapat membantu Anda.
 
Cara berhubungan dekat dengan cepat
Hadir lebih awal di sejumlah acara. Dengan begini, Anda dapat lebih mudah menemukan seseorang yang akan menyambut Anda dengan hangat untuk mengobrol. 

Percayalah pada intuisi Anda sambil mencoba memastikan Anda tidak melakukan penilaian berdasarkan ras, gender, dll. Sebagai contoh, seseorang berusia 20-an yang memiliki banyak tindikan dan berpakaian dengan gaya dan warna yang berantakan kemungkinan kurang membantu Anda mendapatkan pekerjaan sebagai akuntan dibanding seseorang berusia 40 tahun yang mengenakan pakaian yang lebih konservatif.
 
Jika Anda malu, buatlah Anda terlihat di depan seseorang, mungkin sekitar 5 meter dari Anda, dan buat kontak mata dengan tatapan yang ramah. Mungkin Anda akan beruntung dan dia akan menghampiri Anda. Jika tidak, ambil napas dalam-dalam dan dekati orang tersebut. Berikut contoh percakapan sederhana:
 
Jane: Hai, Nama saya Jane Jones.
 
Sam: Sam Smith.
 
Jane: Ini pertama kalinya saya berada di pertemuan Manajemen Sumber Daya Manusia seperti ini. Anda?
 
(Memulai obrolan dengan kesamaan menciptakan ikatan dan mengakui dia pertama kali datang ke acara itu membuat Sam merasa setidaknya sama atau superior, dan hal itu sangat membantu. Ironisnya, orang-orang lebih cenderung ingin membantu seseorang yang membuatnya merasa baik tentang dirinya sendiri ketimbang membantu seseorang yang begitu pintar dan berkepribadian yang dia rasa rendah diri — meski orang yang lebih cerdas, kemungkinan akan menjadi karyaman yang baik. Juga perlu dicatat bahwa Jane mengakhiri kalimatnya dengan sebuah pertanyaan, yang memastikan bahwa obrolan akan terus berlanjut.)
 
Sam: Saya pernah datang ke beberapa acara seperti ini.
 
Jane: Ada saran tentang hal yang saya perlu ketahui tentang organisasi atau pertemuan ini?
 
(Orang senang untuk dimintai nasihat mengenai hal-hal yang mereka ketahui.)
 
Sam: Hmm, keragaman adalah masalah besar belakangan ini.
 
Jane: Apakah itu minat khusus Anda?
 
(Hal tersebut adalah upaya pertama Jane dalam berusaha berhubungan dekat dengan Sam. Usaha tersebut adalah kunci untuk membuat hubungan akrab dengan lebih cepat.)
 
Sam: Tidak juga.
 
Jane: Boleh saya tahu bagaimana pendapat Anda mengenai isu belakangan ini?
 
(Itu adalah pertanyaan yang sangat memicu kedekatan, yang dapat memaksimalkan kesempatan Sam mengungkapkan sesuatu.)
 
Sam: (terdengar terkejut) Hmm, sekarang saya fokus untuk pindah. Saya dan istri pindah ke tempat yang lebih baik.
 
(OK, dia mulai terbuka.)
 
Jane: Memang, pindah dapat sangat menyulitkan.
 
(Pernyataan empati dapat membuat ikatan. Dan terlalu dini untuk memberikan saran, contohnya, “Saat saya pindah, saya menggunakan jasa pemindahan barang XXX. Pelayanan mereka bagus.”)
 
Jane: Apakah ada tantangan khusus atau hanya kerepotan karena pindah rumah?
 
(Dia mencoba untuk menempatkan poin terberatnya sehingga mungkin ia dapat membantu. Minimal, dia menunjukkan minat dalam masalahnya tidak seperti kebanyakan orang, yang mementingkan diri sendiri.)
 
Sam: Itu hanya masalah kerepotan saat harus pindah, kita semua sibuk sekarang.

Jane: Saya paham.
 
(Dia berhenti, berharap dia akhirnya akan menanyainya, tapi dia tidak bertanya. Keheningan terjadi beberapa detik, sehingga dia akhirnya memutuskan untuk cerita meski tidak ditanya.)
 
Jane: Saya tidak berencana pindah rumah, tapi saya berharap untuk pindah ke pekerjaan baru yang baik.
 
Sam: Sedang mencari pekerjaan?
 
Jane: Ya. Saya seorang spesialis tunjangan pensiun dan selalu mendapat pujian dalam pekerjaan saya, namun mereka memindahkan departemen kami ke India. Adakah saran untuk bagaimana saya dapat memanfaatkan pertemuan ini untuk membantu mendapatkan pekerjaan baru?
 
(Tanpa terdengar seperti menyombongkan diri, dia menegaskan bahwa dia kompeten, dan alasan mengapa dia sedang mencari pekerjaan. Perlu dicatat juga bahwa dia tidak meminta lowongan. Dia meminta saran. Biasanya, jika Anda meminta pekerjaan, Anda mendapatkan saran. Tapi jika Anda meminta saran, Anda kemungkinan besar akan mendapatkan pekerjaan.)
 
Sam: Saya tidak tahu tetapi saya dapat memperkenalkan Anda ke beberapa orang yang mungkin dapat membantu.
 
Jane: Terima kasih banyak, Anda baik sekali.
 
(Setelah Sam selesai, Jane berterima kasih kepadanya dan meminta kartu nama. Dan saat Jane kembali ke rumah, dia melihat ke Amazon.com dan mengirimi Sam sebuah buku bagus tentang pindah rumah, namun harganya tidak terlalu mahal.)
 
Dalam beberapa menit, Jane sudah mengembangkan hubungan yang cukup dapat membuat Sam akan mencoba membantunya menemukan pekerjaan. Tentu saja, percakapan seperti itu tidak akan langsung memberikan Anda pekerjaan, tapi cukup untuk membuat mereka mencarikan lowongan untuk Anda. Selain itu, bahkan jika mereka tidak membantu Anda menemukan pekerjaan, Anda dapat menemukan persahabatan dengan mereka.
 
www.martynemko.com.

Minggu, 02 Juni 2013

Pict2 Inspiratif







Beberapa Kesalahan Gaya Hidup Pengundang Penyakit Mematikan



Terkadang kita tidak menyadari telah melakukan beberapa kesalahan kecil gaya hidup dalam kehidupan sehari-hari yang sebenarnya memengaruhi kesehatan sehingga akhirnya mengundang penyakit mematikan.
Dengan alasan terlalu sibuk bekerja atau beraktivitas, kita lupa akan kesehatan diri sendiri. Parahnya, beberapa kesalahan kecil gaya hidup ini hampir dilakukan oleh semua orang. Berikut adalah 12 kesalahan kecil gaya hidup seperti yang dilansir The Times of India baru-baru ini :
Melupakan kebersihan gigi
Ternyata kesehatan gigi dan jantung saling berhubungan. Bahkan penelitian menunjukan bahwa buruknya kesehatan gigi dan radang gusi dapat menyebabkan penyakit jantung. Peradangan kronis yang terjadi pada lapisan gusi bisa memengaruhi tubuh Anda, dan menyebarkan bakteri-bakteri kecil ke dalam aliran darah Anda. Orang-orang yang menjaga kesehatan giginya, tidak hanya memiliki gigi yang sehat, tetapi juga menurunkan risiko terhadap penyakit jantung.
Kurang konsumsi susu
Dalam penelitian terbaru, dokter telah meneliti lebih dari 82.000 wanita setelah masa menopause selama 8 tahun dan menemukan bahwa wanita yang mendapatkan asupan susu tertinggi mengurangi 50% risiko mereka terhadap penyakit diabetes, dibandingkan dengan wanita yang kurang menerima asupan susu. Jadi jika Anda mengurangi konsumsi susu, berarti Anda telah memilih untuk “pergi” lebih cepat.
Mengabaikan kacang
Kacang diketahui sebagai sumber protein bebas lemak jenuh dan salah satu sumber serat larut terbaik yang penting dalam mengurangi kolesterol jahat LDL sehingga akan menurunkan risiko penyakit jantung koroner. Jadi, saat butuh camilan sehat, pilihlah kacang kulit!
Terlalu banyak menenggak minuman berenergi
Minuman berenergi adalah salah satu sumber gula nomor satu dan berkontribusi besar terhadap peningkatan kadar trigliserida dalam darah Anda. Trigliserida adalah jenis lemak yang terdapat dalam darah penyebab penumpukan plak dalam pembuluh darah. Akibatnya sudah jelas, penyumbatan pembuluh darah bisa mengakibatkan panyakit kardiovaskular. Beralihlah ke air putih, lemon, atau jus buah lainnya untuk mengurangi dahaga Anda.
Pola tidur yang tidak teratur
Jika Anda tidak mendapatkan tidur yang cukup, jantung Anda akan dirugikan. Istirahat malam yang cukup dapat menurunkan tekanan darah tinggi saat melakukan aktivitas di pagi hingga sore hari dan mengurangi detak jantung yang tidak teratur. Orang yang memiliki waktu tidur tidak cukup cenderung lebih rentan terkena serangan jantung. Jika Anda mengalami sulit tidur, konsultasilah dengan dokter dan hindari stres.
Kurang terpapar sinar matahari
Terkena sinar matahari yang terik memang tidak dianjurkan siapa pun. Namun, sebenarnya kulit Anda membutuhkan sinar matahari untuk menghasilkan vitamin D yang penting bagi tubuh. Orang yang kekurangan vitamin D dalam tubuhnya berisiko mengalami timbunan plak-plak kotor dalam pembuluh darah mereka. Dokter menyarankan, setidaknya Anda butuh waktu minimal 30 menit terpapar sinar matahari pada jam 10:00-15:00 setiap hari untuk membantu tubuh memproduksi vitamin D yang sangat baik bagi kesehatan.
Minim konsumsi sayur dan buah kaya kalium
Selain serat, vitamin, mineral, dan antioksidan, buah dan sayur juga kaya akan kalium. Kalium adalah elektrolit penting bagi fungsi jantung dan juga membantu menyeimbangkan kadar asam-basa dalam tubuh. Kalium juga dapat mengurangi kadar sodium yang terdapat pada zat pewarna dalam makanan yang Anda konsumsi dan menambah nutrisi untuk menjaga tekanan darah. Buah jeruk, pisang, kentang, tomat, dan kacang-kacangan adalah sumber makanan kaya kalium. Sebuah penelitian baru menemukan, orang yang cukup mendapatkan asupan gizi dari buah dan sayur dapat menurunkan risiko terserang stroke hingga 52%.
Kurang berjalan kaki
Jantung Anda akan baik jika Anda rutin berjalan setiap hari, tidak harus terus-menerus menggunakan kendaraan. Coba luangkan waktu untuk berjalan kaki sebelum bekerja. Jika Anda berjalan 10.000 langkah maka akan setara dengan berolahraga selama 45 menit. Anda bisa melakukannya setelah memarkir mobil dan berjalan kaki ke tempat yang Anda tuju, misalnya tempat sarapan Anda.
Selalu merasa kesepian
Memelihara hubungan baik dengan orang-orang yang kita kenal dan kita sayangi tidak hanya meningkatkan kehidupan Anda, tapi juga mampu memperpanjang hidup Anda. Dalam sebuah studi selama 13 tahun baru-baru ini, yang melibatkan sekitar 3000 orang, para peneliti mengemukakan bahwa wanita dan pria kesepian berisiko 76% terkena serangan jantung koroner dibanding mereka yang tidak kesepian. Kesepian dikaitkan dengan kurangnya aktivitas fisik pada wanita dan pria. Jadi jagalah hubungan baik Anda dengan kerabat atau orang yang Anda cintai.
Tidak pergi liburan saat hari libur
Seperti yang sudah diketahui bahwa pergi liburan dengan keluarga atau teman dapat mengurangi tingkat stres penyebab tekanan darah tinggi. Bahkan sebuah studi selama 20 tahun yang melibatkan 750 wanita mengungkapkan, bahwa mereka yang tidak berlibur sekali dalam 6 tahun berisiko 50-100% terkena serangan jantung. So, take a little time to go on vacation!
Melewatkan secangkir kopi di pagi hari
Orang sering merasa bersalah minum kopi di pagi hari, namun sebenarnya kopi kaya akan antioksidan yang dapat membantu mengurangi peradangan pada tubuh, dengan catatan dikonsumsi tidak lebih dari 2 cangkir sehari. Jadi meminum secangkir kopi pada pagi hari, dapat mengurangi risiko Anda terkena serangan radikal bebas dan inflamasi.
Melupakan sejarah keluarga Anda
Untuk mengetahui risiko jantung pada diri sendiri, Anda perlu mengetahui sejarah keluarga. Anda harus tahu penyakit apa saja yang pernah keluarga Anda derita dan ketahui pula sejarah tentang kakek Anda, jika sudah meninggal. Cobalah cari tahu, bagaimana kakek Anda meninggal, pada usia berapa, dan ketahui juga gaya hidup mereka. Jika saudara kandung Anda memiliki tanda-tanda penyakit jantung, terutama pada usia dini, risiko Anda mungkin juga lebih tinggi.
Jadi, ayo koreksi kembali gaya hidup Anda karena sangat berpengaruh pada kesehatan tubuh Anda. (boy)

Kamis, 30 Mei 2013

Tips Investasi Rumah

Bagi Anda yang belum memiliki rumah, kini saatnya Anda mempersiapkan diri untuk membeli rumah karena harga properti terus naik. Lalu bagaimana jika sudah
memiliki rumah? Tak ada salahnya membeli rumah lagi untuk investasi Anda di masa mendatang.

Karena rumah merupakan sebuah kebutuhan yang sangat mewah untuk di masa mendatang. Di mana populasi manusia yang kian banyak sementara tanah untuk tinggal kian sempit dan terbatas.

Membeli rumah adalah sebuah keputusan penting yang tentu akan berpengaruh pula pada keuangan dan finansial keluarga Anda. Namun rumah bisa dijadikan investasi terbesar dalam hidup.

Hal yang perlu dipertimbangkan saat Anda pertama kali membeli rumah yakni seringkali Anda dihadapkan akan rumah impian yang sesuai dengan desain yang Anda inginkan tanpa memperhatikan kelengkapan dokumen, lokasi, dan fasilitas di sekitar rumah yang akan Anda beli.

Kini banyak rumah dijual dengan desain menarik namun Anda juga dituntut untuk memperhatikan dan mempertimbangkan hal sebelum membeli rumah.

Setidaknya ada 5 hal penting yang bisa Anda pertimbangkan saat ingin membeli rumah yang tentu kedepannya akan menjadi investasi yang tepat bagi Anda dan keluarga.

1. Lokasi merupakan faktor utama dan penting yang harus dipertimbangkan sebelum Anda membeli rumah. Lihat lingkungannya yang mungkin dekat dengan kantor Anda, sekolah anak, bandara, jalan raya, stasiun dan lainnya. Mungkin tak semua bisa di dapat dalam lokasi yang Anda pilih, setidaknya memiliki lokasi rumah yang dekat dengan tempat kerja dan sekolah anak-anak akan lebih baik.

2. Sesuaikan dengan budget bisa berawal dari target. Misalnya, rumah seperti apa yang Anda dan keluarga Anda inginkan? Rumah di pinggir jalan? Rumah mewah? Atau rumah sederhana dengan desain minimalis masa kini? Apapun itu, buatlah secara detail mengenai hunian impian bersama yang kemudian bisa disesuaikan dengan kondisi finansial keluarga.

3. Posisi ini mungkin Anda sudah menemukan rumah impian Anda dan berancang- ancang siap membelinya. Namun tak ada salahnya untuk sesekali berjalan-jalan
untuk melihat kondisi lingkungan di sekitar si “calon rumah” masa depan. Dalam hal ini, Anda bisa memperhatikan keamanan di sekitar rumah sampai prediksi kira-kira
apakah lingkungan tersebut bisa berkembang dengan nilai jual tinggi untuk masa mendatang.

4. Anda yakin ini pilihan rumah yang akan dibeli? Saatnya tawar menawar harga. Dengan melihat kondisi bangunan rumah, kelengkapan surat, lokasi, apakah ada sengketa lahan, dan pertimbangan lainnya, apakah rumah tersebut layak diberi harga mahal atau tidak? Lakukanlah tawar menawar harga dengan etika yang baik, karena bisa saja transaksi jual beli rumah gagal karena satu pihak yang tersinggung sehingga enggan menjual rumahnya kepada Anda.

5. Setalah deal harga, cocok dengan keinginan Anda, dan lengkap dengan seluruh kelengkapan dokumennya, kini Anda juga perlu lebih detail dan jeli seputar
beberapa hal.

Seperti mendapatkan informasi dari petugas pemerintahan. Apakah akan dibangun proyek yang kelak bisa saja mengganggu ketenangan lingkungan rumah Anda. Misalnya, akan dibangun flyover atau mungkin sekitar rumah terkena penggusuran massal dari pemerintah hingga memeriksa apakah ada jalur tegangan tinggi yang diusulkan yang mungkin bisa masuk di halaman Anda seperti sutet dan sejenisnya.

Setelah lima aspek di atas sudah Anda pertimbangkan, kini saatnya Anda membeli rumah untuk masa depan. Langsung bertransaksi dan jangan menunggu nanti dan nanti. Karena bila pemilik rumah berubah pikiran, bukan hanya Anda saja yang kecewa, keluarga Anda pun akan kecewa. Membeli rumah sekarang tentu akan menjadi investasi yang mewah di masa mendatang.   detikfinance