Senin, 16 April 2012

Jejaring Sosial Sebagai Media Dakwah?


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Pendiri Komunitas "Page Facebook Mukjizat Sholat dan Doa" M Agus Syafii mengatakan jejaring sosial seperti facebook atau twitter bisa menjadi media dakwah dan alat untuk menyebarkan kebaikan.
"Jejaring sosial bisa menjadi alat untuk menebarkan virus kebaikan dan kasih sayang," kata M Agus Syafii yang juga penulis buku "Mukjizat Sholat dan Doa" di Jakarta, Senin.
Agus menjelaskan pada saat ini banyak pemberitaan yang menyebutkan jejaring sosial bisa menjadi media untuk perbuatan negatif seperti perdagangan orang, penculikan dan lain sebagainya.
"Selain sisi negatif ternyata jejaring sosial juga punya sisi positif yakni media dakwah dan penebar virus kasih sayang," katanya.
Dia juga menjelaskan selain memiliki "Page Facebook Mukjizat Sholat dan Doa" dengan pengikut hingga dua juta orang dirinya juga membangun rumah belajar Amalia bagi anak-anak khususnya yang kurang mampu.
"Ada sekitar 80 anak didik di rumah belajar Amalia dan semuanya kami ajarkan mengenai cinta kasih kepada sesama manusia," katanya.
Dia menjelaskan pentingnya pendidikan mengenai kasih sayang agar masyarakat tidak menjadi orang yang "sakit" secara kejiwaan dan jauh dari tindakan kekerasan dan anarkisme.
"Pada masa sekarang ini kita sering melihat banyak aksi kekerasan yang dilakukan sekelompok orang, dan untuk menghindari generasi muda dari anarkisme kita harus terus menebarkan virus cinta kasih," katanya.
Hal itu, menurutnya bisa dilakukan semua orang dilingkungannya atau melalui jejaring sosial.


Tidak ada komentar: